Aku adalah aku.
Andailah dapat jadi seperti mereka. Gah gemilang dalam segala apa dalam kehidupan. Aku di sini hanya menanti dan terus menanti. Belum tiba masanya lagi, tapi tetap ditembak dengan peluru kata yang menyakitkan. Bukannya aku tak mencuba, tapi aku cuba setiap hari. Aku bukan mereka; mereka sentiasa dapat apa yang mereka hajati. Aku? Aku tersekat dek batas segala. Aku tidak minta apa-apa pun. Aku hanya inginkan doa. Doa agar aku mampu menjalani hidup ini dengan baiknya sepertimana baiknya hidup untuk kalian. Benar. Aku juga mungkin dapat apa yang diingini, tapi itu berbeza. Aku bukan kalian. Namun... Kalian jugalah batu yang membantu untuk aku kembali stabil dalam hidup yang penuh onar ini. Kalian jugalah yang menadah tangan untuk aku pegang. Kalian jugalah tempat aku bersadu rasa. Kalian jugalah jantung hati hidup aku. Jadi, kenapa aku hendak merungut? Benar. Aku tidak sama seperti orang lain. Benar, aku hanyalah menusia yang darjatnya tidak tinggi menggunung. Benar, akulah orang yang tid...